Rabu, 15 April 2015

mahasiswa sebgai agent of change and development



Saya  mahasiswa ilmu administrasi negara di cetak sebagai agen perubahan dan pembangunan. Di mana dalam perubahan dan pembangunan tersebut harus sesuai dengan kompetensi administrasi negara, yaitu dalam bidang kepemimpinan, pelayanan publik, politik, gender, HAM dan Pembangunan.
1)      Terkait dengan hal tersebut upaya-upaya yang harus di lakukan untuk menjadi agen perubahan dan pembangunan adalah
1.       Hendak nya  lebih meningkatkan lagi kualitas keimanan (ketakwaan)
2.       Hendaknya beretika dan mempunyai pikiran yg filosof
3.       Dapat mengambil keputusan yang baik dan bijaksana
4.       Memiliki pandangan jauh kedepan
5.       Memiliki rasa tanggung jawab yang dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari
6.       Dan di tuntut untuk memiliki intelektualitas yang tinggi dalam berpikir dan bertindak serta dapat membedakan mana yg benar dan mana yang salah

2)      Faktor pendorong dan penghambat dalam memperoleh kompetensi tersebut adalah :
a.       Faktor pendorong
1.       Faktor intern
Ø  Adanya kesadaran diri untuk menjadi agen perubahan
Ø  Adanya komitmen dari dalam diri dalam usaha pembangunan manusia
2.       Faktor Ekstern
Ø  Ada nya motivasi dari berbagai pihak baik orang tua maupun dosen dalam mendorong untuk menjadi pemimpin
Ø   Adanya tuntutan dari luar untuk memilik kompetensi tersebut
b.      Faktor penghambat
1.       Faktor intern
Ø  Adanya sikap yang arogansi
Ø  Adanya sikap yang tidak peduli dengan kondisi sosial saat ini
2.       Faktor ekstern
Ø  Adanya pengaruh dari luar untuk tidak fokus dalam mendapatkan kompetensi tersebut
Ø  Dan adanya gangguan dari teman dalam mendapat kan ilmu tersebut baik dalam perkuliahan maupun dari luar

3)      Terkait dengan dampak yang di peroleh, tentunya ada dampak positif dan negatif sebagai agent of change and development yang ditinjau dengan pendekatan desicion cooperation. Decision cooperation merupakan suatu pengambilan keputusan yang di peroleh dengan kerja sama.
a.       Dilihat dari dampak positif
Ø  Mahasiswa mampu bekerja sama dengan rekannya dalam mencapai tujuan nya yaitu menjadi agent of change and development
Ø  Mahasiswa mampu menciptakan iklim demokratis dalam kehidupan berorganisasi dengan memungkinkan setiap individu memberikan masukan, interaksi, dan memiliki peran yang sama dalam organisasi
Ø  Mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang di dapat dari kompetensi administrasi negara dengan baik di lingkungan dimana pun ia berada dengan rekan-rekannya
Ø  Mahasiswa mampu dan memahami dalam menganalisa kondisi sosial saat ini sehingga dapat membuat/mengambil keputusan dengan baik (kebijaksanan) bersama rekan-rekannya dalam suatu organisagasi sehingga dengan demikian dapat menjadi penyelenggara pelayanan publik dengan baik dan menjadi control social

b.      Dilihat dari dampak negatif
Timbulnya masalah atau konflik baru dalam pengambilan keputusan sebagai contoh adalah perselisihan atau perbedaan pendapat dalam menyampaikan ide atau gagasan yang di perlukan dalam kebijakan